Dalam beberapa pekan terakhir, polusi udara telah menjadi topik yang sering dibicarakan tentang masalah lingkungan. Ini dihasilkan dari penelitian yang menunjukkan bahwa kualitas udara di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta beberapa kota besar seperti Bandung, Surabaya, dan lainnya, rata-rata berada di antara 100 dan 160 Air Quality Index (AQI) atau berada di tingkat polusi yang tidak sehat.
Sebenarnya, polusi udara dapat menyebabkan banyak penyakit berbahaya. Salah satunya membahayakan kulit, menyebabkan jerawat dan penuaan dini. Oleh karena itu, orang harus merawat kulit mereka secara teratur dan menggunakan tabir surya atau sunscreen saat berada di luar ruangan.
Lihatlah beberapa saran dari Healthline untuk menjaga kesehatan kulit Anda dari polusi udara:
1. Secara teratur membersihkan kulit, termasuk wajah, dengan menggunakan produk berbahan lembut untuk mencegah kulit kering dan merusak lapisan terluarnya.
2. Menggunakan krim atau serum satu kali atau dua kali sehari setelah mencuci muka
3. Menggunakan pelembap setiap dua kali sehari untuk mempertahankan kelembapan kulit
4. Menggunakan tabir surya setiap hari, sekali lagi setiap dua jam atau ketika Anda berkeringat
5. Secara teratur melakukan eksfoliasi untuk menghilangkan sel kulit mati dan mendorong pembentukan sel kulit baru
6. Menjaga kesehatan kulit dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, dan makan makanan yang kaya nutrisi
Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Kulit: Polusi udara, baik dalam bentuk asap rokok, asap pabrik, debu kendaraan bermotor, maupun debu jalanan, dapat membahayakan kulit. Mereka yang terpapar polusi udara lebih rentan terhadap masalah berikut:
1. Kolagen kulit menjadi rusak: Senyawa kimia yang berasal dari polusi udara dapat merusak struktur kolagen kulit dan menghambat produksinya. Kolagen yang ada di lapisan kulit bertanggung jawab untuk menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit, jadi kulit yang sering terpapar polusi udara cenderung lebih kendur, keriput, dan kusam daripada kulit lainnya.
2. Salah satu efek polusi udara adalah kelenjar minyak yang tersumbat di wajah. Ini terjadi karena debu dan kotoran yang terkandung dalam polusi udara, yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan penyebaran kuman, seperti jamur atau bakteri. Pada akhirnya, jerawat akan muncul setelah wajah Anda dibiarkan kotor dan tidak dibersihkan untuk waktu yang lama.
3. Meningkatkan risiko kanker kulit Kulit dapat menyerap berbagai zat berbahaya dari polusi udara. Jika ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, risiko kanker kulit meningkat.
Jangan tunggu hingga terlambat atau asuransi sampai menolak Anda! Segera pertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau asuransi dwiguna, untuk memastikan bahwa Anda dan orang-orang yang Anda cintai terlindungi dengan baik. Melalui asuransi, Anda bisa merasa tenang menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian, karena Anda sudah siap dengan segala risiko yang ada. Silahkan menghubungi JohnAgent untuk berkonsultasi secara langsung ataupun secara online. Email ke support@johnagent.biz.id untuk informasi lebih lanjut. JohnAgent berkomitmen untuk menjaga keamanan data dan privasi Anda. Data Anda hanya digunakan untuk membantu kebutuhan asuransi Anda.